Tips

Ingat Masih Pandemik! Inilah Tips Untuk Tetap Sehat di Era New Normal

Tingkat persebaran kasus COVID-19 sepertinya masih jauh dari penurunan, ini membuat era new normal atau lebih tepatnya adaptasi kebiasaan baru semakin tidak...

Written by milo · 3 min read >
Ingat Masih Pandemik! Inilah Tips Untuk Tetap Sehat di Era New Normal

Tingkat persebaran kasus COVID-19 sepertinya masih jauh dari penurunan, ini membuat era new normal atau lebih tepatnya adaptasi kebiasaan baru semakin tidak terlihat titik usainya. Di era adaptasi kebiasaan baru ini, ada tendensi untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Ada hubungan erat antara pola makan dan olahraga dengan kesehatan seseorang. Nutrisi harian yang terpenuhi akan sangat mempengaruhi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial anda. Dan sangatlah penting untuk mencegah penyakit menghampiri kita, ya bukan?

Faktor gaya hidup juga menentukan apakah anda akan terkena penyakit atau tetap sehat dan bugar. Aktifitas fisik merupakan salah satu dari faktor gaya hidup yang perlu diperhatikan demi menjaga kesehatan. Gaya hidup yang pasif pada umumnya mempengaruhi penyakit kronis, kelumpuhan, dan penurunan tingkat imunitas. Karena itu, aktifitas fisik penting apalagi disaat pandemi ini yang mana kita diharuskan untuk di rumah aja.

Orang yang secara fisik lebih aktif cenderung memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang sehari-harinya pasif dan banyak duduk. Terlebih lagi, mereka yang aktif secara fisik memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung yang lebih rendah. Fisik yang pasif memiliki level resiko penyakit yang sama dengan tekanan), merokok, dan kolesterol. Selain itu, di bawah ini beberapa manfaat olahraga demi fisik yang lebih aktif.

Manfaat olahraga demi fisik yang lebih aktif di masa pandemik.

Merilis stress dan kecemasan: kecemasan dan stress bisa saja meningkat disaat pandemi seperti sekarang dan hal ini dapat mengakibatkan penurunan respon sistem imun. Saat kita berolahraga, otak akan merilis serotonin dan endorphin yang mana akan meningkatkan mood, menurunkan tingkat depresi, mencegah penurunan fungsi kognitif,dan mencegah timbulnya kepikunan.

Mendukung kekebalan tubuh: dengan rutin berolahraga dapat membantu menjaga kekebalan tubuh.

Menjaga berat badan: memang semua orang tahu bahwa olahraga dapat mengurangi berat badan, tetapi olahraga yang tepat seharusnya diiringi pola makan nutrisi seimbang.

Menurunkan dan mencegah resiko penyakit: olahraga yang diiringi pola makan sehat seimbang nutrisi dapat menurunkan resiko penyakit stroke, diabetes, dan jantung.

Tulang, otot, keseimbangan dan kelenturan tubuh terjaga: olahraga dapat memperkuat otot dan tulang, selain itu akan menambah keseimbangan dan kelenturan tubuh. Hal ini sangat penting untuk semua orang, bagi orang dewasa ini dapat mengurangi resiko cidera dan jatuh. Sedangkan untuk anak-anak, hal ini membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta membuat kebiasaan yang sehat hingga dewasa.

Untuk anak-anak, olahraga juga dapat mengurangi resiko penyimpangan prilaku dan ADHD. Selain itu olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi bagi anak-anak terlebih lagi sekarang mereka melakukan kegiatan belajar di rumah.

Langkah untuk lebih aktif secara fisik saat #dirumahaja sebenarnya tidak rumit, yang terpenting fokus lah pada olahraga yang anda sukai. Namun ada baiknya keluar dari zona nyaman dan mencoba olahraga alternatif juga.

Beberapa jenis olahraga dan manfaatnya di masa pandemik:

Strength dan core strength: olahraga untuk kekuatan otot. Plank dan push up termasuk kategori ini.

Aerobik dan olahraga daya tahan: olahraga ini berguna untuk jantung dan paru-paru agar memberikan oksigen ke seluruh tubuh. Squat Jack dan high knee masuk untuk kategori ini.

Fleksibilitas, mobilitas, dan stabilitas: olahraga yang diperlukan agar otot-otot tidak kaku. Kebanyakan orang kurang mobilitas dan stabilitas dalam artian otot dan tubuh mereka kaku.

Tidak perlu banyak alat atau training gear. Jadilah kreatif dengan menggunakan barang-barang yang ada di rumah. Selain itu olahraga tidak harus selalu menggunakan sepatu lho. Awasi perubahan dan perkembangan yang terjadi pada tubuh anda, jika anda merasa tidak nyaman sebaiknya istirahat dahulu atau kurangi intensitas olahraga.

Olahraga akan lebih asik dilakukan bersama, ajaklah anggota keluarga terutama anak-anak. Membuat olahraga sebagai aktifitas rutin keluarga dengan aktifitas permainan motorik bagi anak-anak dapat membuat mereka bersemangat setiap hari.

Baca Juga: Pandemi Corona Belum Selesai, Ini Kegiatan Auto Happy Selama di Rumah

Buatlah goals dalam melakukan olahraga, coba gunakan prinsip SMART agar lebih mudah meraihnya.

Specific: buat goals yang spesifik contohnya melakukan 2 set push up setiap hari atau olahraga 10 menit setiap hari.

Measurable: goals harus dapat diukur contoh jika olahraga 10 menit maka gunakan stopwatch di handphone untuk menghitung waktu.

– Achievable: goals nya juga jangan muluk-muluk, mulailah dari hal kecil atau sederhana. Contohnya jika anda orang yang benar-benar pasif secara fisik mulailah dengan olahraga 5 menit per hari lalu bisa tambahkan durasi 5 menit setiap minggunya.

– Relevant: olahraga harus bermakna dan relevan dengan kehidupan anda, olahraga untuk menaikkan tingkat imunitas demi terhindar dari virus korona juga sudah termasuk relevan.

– Time: time atau waktu disini maksudnya anda harus membuat skema goals berdasarkan waktu. Goals harian dan mingguan adalah contoh skema goals yang bagus. Buatlah target, 2 set perhari dan 12 set per minggu misalnya.

Sebenarnya berapa lama sih kita harus olahraga setiap harinya, jika mengacu pada WHO (organisasi kesehatan dunia) ada beberapa standar aktifitas fisik yang harus dipenuhi seseorang setiap harinya berdasarkan perbedaan umur.

– Bayi dibawah 1 tahun: aktif secara fisik beberapa kali dalam sehari

– Anak dibawah 5 tahun: perlu aktifitas sedang hingga berat  3 jam per hari.

– Anak dan remaja umur 5 – 17 tahun: butuh aktifitas sedang hingga berat setidaknya 1 jam yang termasuk olahraga otot (strength & core strength) seminggu 3 kali.

– Dewasa umur 18 tahun keatas: setidaknya 2 jam 30 menit olahraga sedang per minggu atau atau 1 jam 15 menit olahraga berat per minggu.

Jika masih terasa berat mulailah walaupun hanya sebentar, sedikit olahraga masih lebih baik daripada tidak sama sekali.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar anda bisa membuat olahraga sebagai rutinitas harian diantaranya:

– Jadwalkan olahraga dalam kegiatan sehari-hari

– Setiap jam lakukan satu set olahraga seperti jam 1 push up kemudian jam 2 aerobik.

– Lakukan satu set olahraga setiap sebelum mandi atau menonton TV.

– Pergi keluar bisa jadi ide bagus, sekedar jogging keliling komplek sepertinya tidak masalah. Jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan seperti membawa dan menggunakan hand sanitizer dan masker. Jaga jarak minimal 1 meter dan hindari kerumunan. Setelah jogging semprot tangan menggunakan hand sanitizer lalu mandi.

Untuk menemani kamu beraktivitas di rumah, kamu juga bisa melatih pengetahuan dengan bermain kuis. Kamu bisa menjawab beberapa pertanyaan kuis dari berbagai kategori yang kamu suka, misalnya dengan membuka website Milikumi.com. berbagai macam kuis tersedia di dalamnya yang siap untuk dimainkan. Hal ini tentu akan membuat kamu merasa lebih berwarna meski tidak

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat diaplikasikan ke dalam lifestyle anda. Tetap sabar dan semangat di era adaptasi kebiasaan baru, stay sane 🙂

Tinggalkan Balasan